Cover
Now Reading
UL Resmikan Laboratorium Kawat & Kabel
0

UL Resmikan Laboratorium Kawat & Kabel

UL Rev

PT UL International Indonesia resmi membuka laboratorium kawat dan kabelnya yang terletak di Jakarta Utara baru-baru ini. Laboratorium ini telah terakreditasi oleh Komite Akreditasi Nasional (KAN) sebagai Laboratorium Penguji dan Lembaga Sertifikasi Produk (LSPro) bagi sertifikasi lokal Standar Nasional Indonesia (SNI). Hal ini ditetapkan  oleh Kementerian Perindustrian dimana UL menyediakan layanan sesuai dengan standar SNI 04-6629.3-2006 (IEC 60227-3), SNI 04-6629.4-2006 (IEC 60227-4),SNI 04-6629.4-2006 (IEC 60227-4), dan SNI IEC 60502.1 dan 2 (IEC 60502-1 dan -2).

UL memahami adanya peningkatan kebutuhan bagi industri kawat dan kabel di Indonesia untuk mempercepat waktu pelayanan ke pasar dalam memenuhi tantangan persaingan global yang semakin kompetitif. Dengan dukungan dari ahli-ahli teknik yang berpengalaman, fasilitas di Laboratorium Kawat dan Kabel ini akan membantu pabrikan dalam meluncurkan produk yang sesuai dengan kebutuhan pasar.

“Kami membangun fasilitas pengujian di Indonesia dan menyediakan layanan yang bersifat lokal-untuk-lokal dalam rangka mendukung pertumbuhan industri kawat dan kabel,” kata L.F. Lai, VP dan General Manager divisi kawat dan kabel UL dalam rilis kepada Equipment Indonesia.

“Tujuan jangka panjang kami adalah dengan menggunakan laboratorium Indonesia ini sebagai wadah bagi UL untuk menjangkau seluruh bisnis sertifikasinya di ASEAN yang akan terus berkembang selama beberapa tahun ke depan.”

Untuk lebih mendukung pertumbuhan sektor industri di Indonesia, UL juga mengumumkan dua Perjanjian Teknis yang ditandatangani antara UL dan B4T Indonesia yang bergerak di bawah Kementerian Perindustrian. Perjanjian ini bertujuan untuk menerima Nota Kesepahaman yang telah ditandatangani oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Industri (BPPI), Kementerian Perindustrian Republik Indonesia dan UL-AG pada November 2016.

Perjanjian Teknis pertama antara UL Taiwan dan B4T mengenai penelitian dan pengembangan standar untuk regulasi Baterai Li-ion di pasar Indonesia. Melalui perjanjian ini, UL Taiwan akan memberikan dukungan teknis kepada B4T dan akan membantu mengembangkan kompetensi teknis pada standar keamanan Baterai Li-ion.

Perjanjian Teknis lain yang ditandatangani oleh UL Indonesia dan B4T adalah mengenai perluasan ruang lingkup Organisasi Sertifikasi SNI yang terakreditasi untuk UL Indonesia. Melalui Perjanjian Teknis ini, UL akan memanfaatkan kemampuan uji B4T untuk sertifikasi SNI di bidang Peralatan, Pencahayaan, Audio/Video, dan lain sebagainya.

Perjanjian Teknis antara UL dan B4T menandai tonggak kerjasama bagi kedua belah pihak dalam penelitian dan pengembangan standar serta untuk memajukan pertumbuhan sektor industri Indonesia.

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :