Cover
Now Reading
Solusi Efisiensi dari Shell Lubricants
0

Solusi Efisiensi dari Shell Lubricants

Shell menawarkan solusi efisiensi kepada para pelaku industri agrikultur, konstruksi dan transportasi lewat beragam rangkaian produk  dan layanan.

mei 41

Seminar “Shell ACT 2018 di Jakarta, Rabu (9/5). (Ki-Ka): Togar Sitanggang (Wakil Ketua GAPKI Bidang Trade dan Sustainability), Mario Viarengo (VP Marketing Lubricants PT Shell Indonesia), Oke Wijaya (Marketing Management PT United Tractors), Kyatmaja Lookman (Wakil Ketua Aptrindo), Andri Pratiwa (EVP Sales B2B Shell Indonesia), dan Doori Pakasa (EVP Sales Direct Shell Indonesia)

Shell Lubricants Indonesia bekerjasama dengan Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit (GAPKI), Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (APTRINDO), dan PT United Tractors Tbk menggelar acara “Shell ACT (Agriculture, Construction & Transportation) Seminar 2018” di Jakarta, Rabu (09/5). Seminar dengan tema “Bersama Pasti Bisa” ini diikuti sekitar 100 orang peserta dari kalangan pelaku industri ini dibuka oleh Dian Andyasuri, Director of Lubricants PT Shell Indonesia.

Sektor industri agrikultur, konstruksi dan transportasi telah menjadi penggerak aktif perekonomian Indonesia dewasa ini. Untuk meningkatkan daya saing dan profit perusahaan, strategi efisiensi di berbagai bidang menjadi kata kunci bagi kalangan industri.  “Melalui seminar ini, Shell ingin berperan dalam mendukung kemajuan industri dan mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Kami mengangkat tema seminar ‘Bersama Pasti Bisa’ karena kami yakin dengan bekerjasama dan bermitra dengan para pelaku industri lainnya, maka kita dapat melalui tantangan apapun dengan baik,” kata Dian dalam rilis yang diterima Equipment Indonesia.

Shell Rimula dan Spirax (Dok. EI)

Seminar yang bertujuan untuk meningkatkan peran industri dalam menghadapi persaingan global melalui strategi efisiensi untuk meningkatkan profit perusahaan ini menampil sejumlah narasumber yang ahli di bidangnya.

Farina Situmorang, Managing Partner Catalyst Strategy, berbicara mengenai “Membangun Bisnis yang Lebih Praktis dan Efisiensi di Era Digital”. Menurutnya, dalam membangun bisnis kalangan industri dituntut untuk dapat mengikuti perkembangan teknologi digital agar dapat menghadapi persaingan bisnis global yang semakin ketat. Sementara Shofwatuzakki (Zaki), Technical Manager PT Shell Indonesia, memaparkan tentang “Bagaimana Shell Membantu Efisiensi Perawatan Aset Anda”.

Para pelaku industri akan terus menghadapi persaingan bisnis yang sangat ketat, baik pada masa sekarang maupun mendatang. Mereka dituntut untuk lebih fokus pada pengurangan biaya operasional dan menjamin bahwa investasi yang telah dikeluarkan mampu meningkatkan efisiensi perusahaan.

Mario Viarengo, VP Marketing Lubricants PT Shell Indonesia mengatakan Shell memiliki rangkaian produk yang didisain untuk memberi nilai tambah pada kinerja operasional para pelaku industri dari berbagai sektor. “Rangkaian produk pelumas Shell diciptakan dengan menggunakan teknologi terdepan yang dapat melindungi serta merawat komponen mesin dengan maksimal. Shell ingin membantu para pelaku industri dalam mengurangi biaya total proses produksi maupun kepemilikan peralatannya dengan memaksimalkan manfaat penggunaan pelumas sintetis performa terbaik dari Shell.”

Rangkaian produk Shell Lubricants menawarkan solusi untuk membantu pelaku industri dalam meningkatkan efisiensi energi/bahan bakar, memperpanjang usia mesin karena mampu melindungi peralatan industri dari korosi dan mengurangi masa henti. Untuk mendukung sektor Agrikultur, Konstruksi dan Transportasi, Shell memiliki Shell Rimula untuk Diesel Engine Oil (pelumas mesin diesel), Spirax untuk Gear Oil  dan Transmisi oil (pelumas mesin gigi & transmisi), dan Gadus untuk Grease (Gemuk).

Dalam seminar sehari ini, Shell menyampaikan contoh pencapaian hasil kolaborasinya dengan kalangan industry. Sebut saja, misalnya, kerjasama Shell dengan perusahaan perkebunan PT. Buana Karya Bhakti yang terbukti telah menghasilkan penghematan biaya perawatan peralatannya sebesar Rp 514 juta per tahun karena masa penggantian pelumas dapat diperpanjang berkat penggunaan Shell Rimula R4X.

Contoh lainnya adalah kolaborasi Shell dan PO Eka Mira, sebuah perusahaan armada, yang mampu melakukan penghematan biaya hingga Rp 576 juta setahun untuk perawatan mesin aramadanya dengan mengaplikasikan Shell Spirax S2A.

“Melalui kolaborasi efektif antara Shell dengan industri diharapkan dapat meningkatkan efisiensi perusahaan dan mendorong pertumbuhan industri. Telah menjadi komitmen Shell dalam menghadirkan produk yang berkualitas dan layanan yang terbaik untuk memenuhi kebutuhan pelanggan kami di seluruh dunia termasuk di Indonesia,” Dian menyimpulkan.

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :