Slider
Now Reading
Pindad Mulai Produksi Excavator
0

Pindad Mulai Produksi Excavator

Pindad 1

Produk Excavator “Pindad Excava 200” (Kredit Foto: tribunnews.com)

PT Pindad (Persero) memulai proses produksi alat berat berupa excavator. Mengusung merek “Pindad Excava 200”, perusahaan pelat merah ini akan memproduksi  mesin-mesin excavator kelas 20 ton untuk memenuhi permintaan alat di tengah kian ramainya pengerjaan proyek-proyek infrastruktur pemerintah. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT. Pindad, Silmy Karim, seperti dilansir detik.com (10/6/2016).

Tahun lalu, saat peluncuran excavator Pindad ini, pemerintah, melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memesan 500 unit alat berat excavator buatan PT Pindad untuk dibagikan kepada kabupaten/kota di seluruh Indonesia mulai Februari 2016. Ini untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan alat berat seiring dengan peningkatan pembangunan infrastruktur pada masa mendatang. Pada tahun 2016 ini saja, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-PR) membutuhkan sekitar 10.525 unit alat berat konstruksi.

Kehadiran Pindad Excava 200 yang merupakan produk buatan dalam negeri akan semakin meramaikan pasar di tanah air, yang selama ini dikuasai oleh mesin-mesin asal Jepang, Amerika Serikat, Eropa, Korea dan belakangan ini dibanjiri oleh produk-produk asal Tiongkok. Indonesia merupakan salah satu pasar alat berat konstruksi paling menarik di kawasan Asia Tenggara saat ini, seiring dengan kian besarnya alokasi anggaran pemerintah untuk pembangunan infrastruktur.

Silmy Karim menjamin harga Pindad Excava 200 bisa bersaing dengan produk-produk sejenis buatan pabrikan-pabrikan lain, seperti Caterpillar 320D yang dibandrol US$ 125.000, Komatsu PC 200-8 seharga US$ 119.000, dan Hitachi Z Axis 200 senilai US$ 114.000. Sementara mesin excavator Pinad ini dijual dengan harga US$ 90-110 ribu,  yang dipasarkan dengan menggunakan benchmark Korea.

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :

Leave a Response

one × two =