Cover
Now Reading
Kompetisi Robotik Otonom 2017
0

Kompetisi Robotik Otonom 2017

Sebanyak 26 universitas yang berasal dari Australia, Selandia Baru dan Singapura berkompetisi dalam mendisain “kendaraan masa depan.”

robotik 2National Instruments , penyedia sistem berbasis platform yang memungkinkan para engineer dan ilmuwan untuk memecahkan tantangan-tantangan engineer terbesar dunia, mengumumkan 26 tim dari 20 universitas asal Australia, Selandian Baru, dan untuk pertama kalinya, sebuah tim dari Singapura akan bergabung dalam National Instruments Autonomous Robotics Competition (NIARC) yang akan dimulai bulan ini.

Diluncurkan pada 2011, NIARC didisain untuk mendorong minat belajar, pengembangan dan inovasi di kalangan para mahasiswa di bidang robotik. Tema yang diusung tahun ini, “Transportation Innovation,” berusaha mencari ide-ide paling inovatif untuk transportasi masa depan dari para engineer dan ilmuwan paling cerdas.

“NIARC sudah berkembang pesat di kalangan universitas-universitas di Australia dan Selandia Baru. Tahun ini, acara ini memberi panggung kepada para engineer muda untuk merancang ‘kendaraan masa depan’ dan mendorong batasan-batasan riset dan pengembangan robotik,” ungkap  Chandran Nair, Vice President Asia-Pasifik National Instruments.

Bidang-bidang fokus utama dalam riset transportasi generasi masa depan meliputi komunikasi-komunikasi vehicle-to-vehicle (V2V), vehicle to infrastructure (V2I), serta Intelligent Transportation System (ITS). Para peserta menciptakan suatu kendaraan pintar yang bisa mengikuti aturan-aturan jalan raya, yang akan memberikan pengalaman pengalaman belajar praktis dalam merekayasa khususnya robotik.

Masing-masing tim akan dilengkapi dengan perangkat-perangkat hardware dan software industri terkemuka. Ini meliputi NI myRIO yang disimpan platform control dan  LABVIEW Robotics Software Suite, yang sudah terbukti untuk memungkinkan para mahasiwa engineering mendisain proyek-proyek yang kompleks dengan semakin efisien, cepat dan fleksibel.

Tim-tim ini akan dituntut untuk mendisain sebuah kendaraan otonom/tanpa pengemudi untuk mengangkut seorang penumpang keliling kota. Menggunakan navigasi,  spatial awareness dan strategi untuk melintasi jalur yang sudah ditentukan, para peserta akan mensimulasi kondisi lalu-lintas , batas-batas kecepatan dan sebagainya. Kendaraan ini akan mengangkut para penumpang sambil tetap mematuhi aturan-aturan jalan raya .

Tim-tim yang berpartisipasi tahun ini adalah Curtin University, Edith Cowan University, Flinders University, Macquarie University, Massey University, Queensland University of Technology RMIT, The Swinburne University of Technology, The University of Auckland, University of Queensland, University of Adelaide, University of Melbourne, University of New South Wales, University of Tasmania, University of Technology Sydney (UTS), University of Waikato, University of Wollongong, Victoria University of Wellington, Western Sydney University dan Nanyang Technological University (Singapura).

 

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :