Cover
Now Reading
Ini alasannya mengapa bauma China 2018 semakin diminati
0

Ini alasannya mengapa bauma China 2018 semakin diminati

Caterpillar akan kembali bergabung pada pameran bauma China 2018  sejak penampilan terakhirnya pada tahun 2012. Nama-nama besar lain seperti Bauer, Liebherr, Volvo atau Wirtgen juga sudah menyatakan bergabung.

mei 37

Keramaian penyelenggaraan bauma-china (Dok. bauma-china)

Ada tanda-tanda yang menjanjikan untuk penyelenggaraan bauma China 2018, pameran dagang alat berat/konstruksi terbesar di Asia. Para periset pasar terus melihat kemajuan di pasar Cina, yang merupakan pasar terbesar untuk mesin-mesin konstruksi di kawasan ini. Para pelaku industri akan kembali bertemu pada pameran dagang internasional untuk alat-alat konstruksi, mesin-mesin tambang, mesin-mesin bahan bangunan serta mesin-mesin terkait lainnya di Shanghai (Cina), 26 hingga 30 November 2018.

Enam bulan sebelum pembukaannya, bauma China mengumumkan beberapa laporan positif. “Permintaan untuk ruang pameran saat ini sudah melampaui harapan kami,” kata Stefan Rummel, Managing Director Messe München, dilansir dari bauma-china.com (2/5).

Menurut informasi terbaru, pameran dagang itu telah menarik 2.200 eksibitor — 300 perusahaan lebih banyak dari periode yang sama tahun 2016. “Hasil ini terutama karena kemitraan yang kuat antar perusahaan, asosiasi-asosiasi dan Messe München di Cina.”

Messe München selaku penyelenggara senang dengan kembalinya salah satu raksasa di sektor ini, Caterpillar, produsen alat berat terkemuka dunia, yang akan kembali bergabung pada tahun ini sejak penampilannya terakhir pada tahun 2012. Nama-nama besar lain seperti Bauer, Liebherr, Volvo atau Wirtgen juga sudah menyatakan bergabung.

Pameran alat berat konstruksi terbesar kedua dunia setelah bauma di Munich ini menawarkan ruang eksibisi seluas 300.000 m2. “Seluruh area Shanghai New International Expo Centre — yang terdiri dari 17 hall dan area outdoor— akan terisi penuh,” Maritta Lepp, Exhibition Director bauma China melaporkan. Beberapa eksibitor sudah meminta ukuran booth yang lebih besar dari edisi sebelumnya.

Reputasi tinggi pameran itu membuat perusahaan-perusahaan terkenal dari Cina dan dari seluruh dunia tertarik untuk berpartisipasi. Berbagai negara—yang meliputi Jerman, Italia, Korea, Spanyol, Turki dan Amerika Serikat—akan hadir dengan mengisi stand bersama. Cara ini membantu perusahaan-perusahaan skala kecil dan menengah mendapatkan mitra kerja sama dan memasuki pasar yang besar ini. Masih lebih banyak lagi yang sedang berencana untuk hadir.

Menurut analisis Off-Highway Research yang dirilis baru-baru ini, pasar alat konstruksi Cina tumbuh sekitar 81 persen pada 2017 dan saat ini merupakan yang terbesar di seluruh dunia. Lembaga riset pasar asal Inggris itu mengaitkan pertumbuhan yang cepat itu dengan pesatnya pertumbuhan proyek-proyek infrastruktur dan tingkat pertumbuhan yang cepat di bisnis real estate. Hal ini seiring dengan naiknya permintaan dan melonjaknya pesanan di sektor alat konstruksi Cina.

Pada tahun 2017, menurut lembaga riset pasar itu, khususnya alat-alat mobile crane, crawler excavator dan wheel loader sangat diuntungkan karena situasi pasar yang sangat bergairah itu. Untuk tahun berjalan, Off-Highway Research memprediksikan kenaikan juga, yang, bagaimanapun, tidak akan sekuat seperti pada tahun 2017.

Mencermati tren pasar itu, Lepp memperkirakan jumlah pengunjung bauma China 2018 akan kurang lebih sama dengan 2016. Dua tahun lalu, sekitar 170.000 profesional dari negara-negara Asia mengunjungi eksibisi tersebut, di mana 2.958 peserta pameran berasal dari 41 negara yang menampilkan produk-produk dan inovasi-inovasi mereka.

Pameran dagang dua tahunan ini diselenggarakan pertama kali pada tahun 2002 dan sejak saat itu telah memperkuat posisinya di pasar Asia. Bauma China menjadi barometer kemajuan industri alat berat/konstruksi di kawasan Asia.@

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :