Sun. Oct 21st, 2018

SINOPEC, salah satu perusahaan energi dan kimia terbesar di dunia, menggelar acara SINOPEC Lubricants International Partner Conference 2018 di Singapura, Selasa (29/5/2018). Acara ini merupakan konferensi Regional Asia Pasifik kedua yang diadakan perusahaan asal Cina itu. Konferensi tersebut mencerminkan status perkembangan bisnis pelumas SINOPEC di pasar internasional selama beberapa tahun terakhir. Terdapat lebih dari 120 mitra kerja yang berasal dari lebih dari 20 negara di Asia Pasifik yang menghadiri forum itu.

juni 29
Kou Jianchao, Vice President, Sinopec Lubricants Company saat pidato pembukaan.

Selama konferensi berlangsung, seluruh peserta diajak mengunjungi blending plant SINOPEC yang pertama di luar negeri — Sinopec Lubricant (Singapore) Co., Ltd. Kunjungan itu memperkenalkan rincian dari berbagai pencapaian pelumas SINOPEC yang luar biasa, terutama dalam aspek kekuatan merek, pengembangan teknologi produk, pemasaran dan rencana masa depan untuk menggarap pasar di luar negeri.

Kunjungan itu memperluas pemahaman para mitra kerja terhadap kekuatan perusahaan SINOPEC di sektor pelumas. Selain itu, konferensi ini menegaskan arahan yang diambil perusahaan dan tujuan pengembangan pasar berikutnya, membuat para mitra kerja yakin untuk terus bekerja sama dengan SINOPEC dalam memperluas bisnis di Asia Pasifik.

Kou Jianchao, Vice President, SINOPEC Lubricants Co., Ltd., memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua mitra kerja perusahaan. “Acara ini tidak hanya menjadi apresiasi kami atas kerja sama jangka panjang yang terjalin dengan para mitra kerja selama bertahun-tahun, namun juga merupakan rangkuman dari perkembangan bisnis pelumas SINOPEC di kancah internasional dalam lima tahun terakhir,” ucapnya.

Juni 28Acara ini juga menjadi babak baru dan akan menjadi wadah bagi SINOPEC Lubricants dan sejumlah mitra kerjanya dalam menyongsong masa depan, menanamkan sikap saling percaya, memperkuat kerja sama dan mengupayakan perkembangan. “Tujuan dan strategi mendatang yang ditetapkan SINOPEC Lubricants dalam forum ini akan berdampak penting bagi kerja sama bisnis ke depannya,” dia menambahkan.

Kou memaparkan bahwa sejak ‘Belt and Road Initiative’ dicanangkan pemerintah Tiongkok pada 2013, ada 1.676 perusahaan yang didanai Tiongkok memulai pembangunan kawasan Asia Pasifik. Tepat pada tahun itu, pembangunan pabrik SINOPEC Lubricants Co., Ltd. di Singapura juga selesai dan mengawali kegiatan operasionalnya.

Dalam beberapa tahun terakhir, maraknya pengalihan pusat manufaktur Asia ke Asia Tenggara serta pesatnya perkembangan pembangunan infrastruktur di Asia Pasifik telah membuat permintaan akan produk pelumas di Asia Pasifik terus meningkat. “Besarnya lonjakan permintaan untuk pelumas bermutu tinggi pasti membawa banyak peluang pasar dalam pengembangan bisnis SINOPEC Lubricants,” ujar Kou, yang selalu optimis terhadap tren pasar pada masa mendatang.

Sebagai mitra bagi China Aerospace Science & Technology Corporation (CASC) selama 50 tahun, SINOPEC merupakan salah satu dari sedikit perusahaan yang dapat memproduksi pelumas bagi pesawat luar angkasa. Mutu pelumas SINOPEC yang bertaraf internasional telah menjadikan pelumas buatan Tiongkok dengan citra “teknologi tinggi, kualitas tinggi”. SINOPEC Lubricants juga merupakan pemasok OEM yang terbesar di Tiongkok untuk sektor otomotif, industri dan pertambangan.

Sejalan dengan peran Tiongkok yang secara bertahap menjadi pusat manufaktur dunia, pesatnya pertumbuhan ekspor “Made in China” di sektor permesinan dan peralatan, telah membuka banyak peluang baru bagi SINOPEC Lubricants untuk merambah pasar internasional. Dalam 10 tahun terakhir, omzet  produk pelumas SINOPEC di luar negeri telah bertumbuh dari yang awalnya mencapai 14.000 ton per tahun pada 2007, menjadi 124.000 ton pada 2017. Laju pertumbuhan ini telah menembus 20% selama empat tahun berturut-turut.

Saat ini, perkembangan bisnis internasional SINOPEC untuk produk pelumas telah memasuki babak baru. SINOPEC Lubricants Co., Ltd. akan melanjutkan upayanya mempromosikan peralihan dari “kegiatan jual-beli” ke “pemasaran”, serta mempercepat tahap produksi pelumas, logistik dan sistem penjualan demi internasionalisasi SINOPEC.

Menurut Kou, SINOPEC tengah berupaya menjadi perusahaan energi dan kimia transnasional yang berdaya saing global. SINOPEC Lubricants menempati posisi keempat di dunia, akan menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran internasional. SINOPEC akan mengandalkan berbagai kantor cabang yang baik agar dapat terus meningkatkan jaringan pasokan di luar negeri. Tata letak industri akan secara bertahap pindah dari Asia ke Eropa dan Amerika, pada akhirnya membentuk pasar global untuk kegiatan produksi, logistik dan penjualan. (Sumber: prnasia.com)

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :

Construction / Mining Equipments - Trucks - Agriculture Machineries - Machine Tools - Equipment Rental

Construction / Mining Equipments – Trucks – Agriculture Machineries – Machine Tools – Equipment Rental