Cover
Now Reading
Bell E-Series, Spesialis ADT Dengan Berbagai Inovasi
0

Bell E-Series, Spesialis ADT Dengan Berbagai Inovasi

april 32

Bell B60E yang diparkir di yard Jakarta (Dok. Hexindo)

PT. Hexindo Adiperkasa Tbk terus melakukan uji coba kehandalan performa articulated dump truck (ADT) Bell E-series di industri tambang Indonesia. PT. Hexindo Adiperkasa Tbk terus menguji kehandalan produk-produk articulated dump truck (ADT) Bell E-series pada beberapa usaha tambang di Indonesia. Model-model E-series ini menggantikan model-model terdahulu, D-series, yang kehadirannya memperkuat posisi brand Bell sebagai spesialis ADT global hingga saat ini. Truk-truk tangguh ini didesain khusus untuk beroperasi pada medan-medan berat di sektor tambang dan quarry – dua bidang usaha yang sedang tumbuh pesat di tanah air saat ini.

Djonggi TP. Gultom, Sales Director PT. Hexindo Adiperkasa Tbk, mengatakan  Bell Equipment hanya memanfaatkan material-material berkualitas tinggi (terutama untuk pasar Eropa) dan prinsip-prinsip pembuatan yang canggih. “Selama 34 tahun Bell Equipment terus mengembangkan produk-produk ADT yang teruji di medan Afrika yang dikenal sangat menantang untuk menghasilkan truk-truk yang inovatif, kuat dan reliable,” ungkapnya dalam perbincangan dengan Equipment Indonesia baru-baru ini di Jakarta.

Ia menambahkan, Bell mempunyai perspektif unik dalam mengembangkan dan memasarkan produk-produk ini, yakni sekaligus sebagai produsen dan dealer untuk benua Afrika, karena pabrikan ini ingin terlibat langsung untuk mengetahui apa yang diinginkan para customer dari truk-truk ini, termasuk dalam urusan product support.

april 31Membandingkan keunggulan produk-produk ADT Bell E-series dengan produk-produk kompetitor, Djonggi menegaskan bahwa desain ADT E-series terinspirasi oleh kendaraan-kendaraan Eropa dan kekuatannya teruji lewat pengembangan selama bertahun-tahun di daratan Afrika yang dikenal sebagai salah satu medan paling keras dan paling menantang di dunia.

Bell Equipment memproduksi delapan model ADT konvensional dari mulai 20 ton hingga 60 ton, juga unit-unit profil rendah untuk operasi bawah tanah dalam konfigurasi 6×6 dan 4×4. Namun, untuk pasar Indonesia, Hexindo mengadopsi strategi top down, dengan memperkenalkan mulai dengan B60E 4×4 – B50E 6×6 dan B45E 6×6 yang dipaketkan dengan alat angkut berkualitas tinggi Hitachi EX1200-6BH, ZX870LCH-5G dan ZX470LC-5G. “Kami yakin paket tersebut menawarkan kepada para customer kami beberapa opsi terbaik dengan biaya per ton yang lebih rendah,” kata Djonggi berpromosi.

Dari segi desain, mesin-mesin E-series (Evolution) yang baru tersebut dibuat berdasarkan model terdahulu, D-series, dengan menambahkan fitur-fitur untuk meningkatkan kenyamanan & safety operator serta meng-update powertrain. “Dengan pengalaman 10 tahun plus keberhasilan pasar Bell 50T ADT (hanya 50 ton yang ada di pasar), seri B50E yang baru membanggakan desain kabin yang semakin bagus, sistem pengereman yang membaik, perubahan engine dan transmisi yang berdampak terhadap semakin meningkatnya  produktivitas dan pemakaian bahan bakar yang makin efisien,” kata Djonggi.

Sama-sama didasarkan pada kelas 50 ton dengan fitur-fitur desain yang terbukti kuat, Bell merilis ADT  45T E-series sesuai dengan permintaan customer. B45E dirancang untuk menggantikan truk kelas 40 ton di tambang, general contracting dan armada-armada rental global di mana dimensi-dimensi transportasi jalan sangat penting. Dengan daya muat tambahan dan powertrain baru, ADT B45E menawarkan biaya per ton yang lebih rendah yang menjadi alternatif untuk opsi ADT 40T yang ada.

Berbicara tentang inovasi, Djonggi mengatakan Bell Equipment melakukan banyak perubahan pada ADT B60E 4×4. Ia menyebut produk ini sepenuhnya baru. Bukan hanya desainnya yang inovatif, tetapi tes lapangan memperlihatkan produk ini handal, efisien plus berbagai fitur yang mumpuni, sehingga kehadirannya di pasar akan menggemparkan.

Pada prinsipnya, ADT B60E 4×4 merupakan kombinasi dari ADT pada bagian depannya dan RDT (rigid dump truck) pada bagian belakangnya, namun tetap mempertahankan sambungan (articulation) dan osilasi plus kemampuan all-wheel drive (AWD) truk ini menonjolkan atribut-atribut dari kedua desain itu. Kombinasi desain itu memungkinkan aplikasi truk ini fleksibel. Di area yang basah atau yang kondisi tanahnya lunak, truk ini akan menggunakan aplikasi AWD, dengan kemampuan menanjak dan pengereman yang lebih baik dari armada RDT konvensional. Konsep ini melengkapi armada RDT yang ada, misalnya area-area tambang terbuka yang baru, kondisi area operasi yang terjal, atau beroperasi di area dengan tingkat curah hujan tinggi, juga area-area sempit dsb di mana RDT sulit beroperasi.

Djonggi meyakinkan bahwa dari ketiga model ADT Bell E-series tersebut, yang paling popular di kalangan pelanggan di Indonesia inovasi B60E 4×4. Produk ini memenuhi kebutuhan di industri tambang Indonesia untuk truk antara ADT 6×6 dan RDT 4×2 konvensional. Kapasitasnya 60 ton dan konfirugasi baknya memudahkan pemuatan dengan menggunakan excavator 87T – 120T.

Semua truk E-series yang dipasarkan di Indonesia menggunakan in-line 6 cylinder turbo charged & intercooled Mercedes engine. Sudah terbukti kehandalannya secara global pada truk jalan raya Actros, engine tersebut menawarkan efisiensi bahan bakar yang lebih baik dibandingkan engine V series sebelumnya dengan horsepower yang besar pada semua rentang produk dan mempertahankan keandalan Mercedes-Benz B yang terkenal di dunia. Engine ini mudah dipelihara karena tersedia diagnostic on-board melalui layar monitor operator serta kemudahan akses ke area engine melalui kabin dengan membuka kap mesin yang dioperasikan  secara elektrik.  Tata letak posisi filter dan komponen-komponen vital lainnya memudahkan pekerjaan servis rutin.

Inovasi lain terlihat di kabin operator yang meliputi touch pad control dan tombol-tombol navigasi pada layar operator yang tampilannya sama dengan kendaraan-kendaraan Eropa. Selain itu, desain kursi operator dengan sistem suspensi menyesuaikan dengan postur atau bobot tubuh pengemudi yang dikombinasikan dengan visibilitas yang bagus ke berbagai penjuru dan kemudahan menyetir. “Semuanya itu membuat pengemudian Bell ADT sama seperti mengendarai sedan keluarga,” tukasnya berpromosi.

Bell Equipment merupakan perusahaan keluarga yang berkedudukan di Afrika Selatan. Pendirinya, Irvine Bell, merintis usaha ini pada tahun 1954 yang berawal dari bisnis mesin pertanian dan berkembang dari alat trailer traktor menjadi articulated dump truck komersial Bell pertama (A series)  pada tahun 1984. Kini Bell sudah menjelma menjadi perusahaan global  yang tetap fokus di segmen ADT di bawah kepemimpinan  putra pendiri dan CEO Gary Bell. @

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :