Slider
Now Reading
Apapun Excavatornya, SOOSAN Breaker-nya
0

Apapun Excavatornya, SOOSAN Breaker-nya

Soosan Breaker

Soosan Breaker

 Di tengah kelesuan bisnis tambang batu bara dan mineral saat ini, usaha tambang  batu (quarry) tumbuh kian pesat. Pemicunya adalah rencana  Pemerintahan Joko  Widodo – Jusuf Kalla untuk membangun proyek-proyek infrastruktur di berbagai  belahan Indonesia. Sebut saja, contohnya, pembangunan jalan tol trans-Sumatera  dan jalur kereta api.  Selain itu, pemerintah juga akan membangun berbagai  pelabuhan laut dan udara dan membangun jalan raya di berbagai daerah.  Pengerjaan proyek-proyek tersebut sangat mengandalkan penggunaan batu. Kondisi  inilah yang membuat usaha tambang batu makin ramai.

Tak heran pasar utama alat berat belakangan ini sudah bergeser dari tambang batu  bara dan mineral ke tambang quarry. Hampir semua pemain alat membidik pasar  quarry seiring dengan kian gencarnya pengerjaan proyek-proyek tersebut. Tambang  quarry akan menghasilkan berbagai bahan baku (batu) untuk keperluan material  pembuatan jalan raya, semen dan konstruksi bangunan lainnya.

Salah satu perlengkapan kunci yang sangat menentukan produktivitas kerja excavator dalam operasi quarry adalah alat pemecah batu (breaker). Fungsi utama attachment ini adalah memecahkan bebatuan. Sesuai fungsinya, peralatan ini harus kuat, tahan benturan dan awet.

Ada banyak merk alat pemecah batu yang beredar di pasar saat ini. Salah satunya yang sudah lama menguasai pasar adalah  merk Soosan. Produk ini diageni oleh PT Airindo Sakti. “Populasi breaker di Indonesia kini mencapai sekitar 600 unit,” kata Mamba Udin, GM PT Airindo Sakti, kepada Majalah Equipment, di Jakarta, Rabu (15/4/2015). Dari jumlah tersebut, ia mengklaim, lebih dari 50% bermerk Soosan.

Soosan memang terbilang salah satu pemain terdepan di pasar alat pemecah batu. Produk ini  sudah memiliki reputasi tinggi di pasar tambang dan quarry di Indonesia. Bahkan merk Soosan menempati nomor urut 4 di dunia sebagai breaker yang paling banyak digunakan.

Mamba Udin menuturkan, Soosan masuk ke Indonesia sejak tahun 1986. Jadi, usianya sudah lebih dari 30 tahun. “Pemecah batu merk Soosan ini paling banyak digunakan di Tanah Air. Itu karena mutu hasil kerjanya. Alatnya bandel, tahan banting, praktis, dan sudah teruji di lapangan,” ia menjelaskan mengapa breaker ini bisa menguasa pasar.

Model baru

Soosan Breaker cocok untuk semua merk excavator.

Soosan Breaker cocok untuk semua merk excavator.

Soosan selalu mengeluarkan model produk terbaru untuk  menyesuaikan dengan kebutuhan aplikasi dari para pelanggannya.  Merespons kebutuhan pasar saat ini, pabrikan ini meluncurkan model  teranyar SU+, yang merupakan improvement  dari tipe sebelumnya, SB  dan SBU.

 Breaker Soosan  yang terbaru ini menjadi pilihan karena dapat  dipasang pada semua boom excavator merk apapun, apakah Cat,  Komatsu , Kobelco dan sebagainya. “Apa pun excavatornya, Soosan  breaker-nya,” ujarnya Mamba Udin setengah tertawa ketika  mengomentari banyaknya populasi breaker buatan Korea ini di sini.

“Karena begitu compatible-nya breaker ini, maka apapun excavatornya,  dari antara berbagai tipe dan jenis breaker kami, pasti ada yang cocok,” tambahnya sambil berpromosi.

Soosan Breaker tipe SU+ tersedia untuk excavator kelas 20-60 ton. Ia meyakinkan bahwa kehadiran  generasi terbaru breaker tipe SU+ mampu memaksimalkan efisiensi pemakaian energi sehingga tenaganya lebih powerful dan optimal.

Produk hydraulic breaker dari Soosan Heavy Industries Co Ltd. ini dilengkapi juga dengan fasilitas bounce-controlled percussion system, power control & anti blank hammering serta  produktivitas yang lebih baik.

Sekalipun terhitung bandel dan praktis dipakai mana-mana, namun Mamba Udin mengingatkan untuk selalu merawat peralatan ini secara baik. Selain chissel (paku) yanga harus diganti apabila sudah tumpul, komponen hydraulic-nya mesti selalu dirawat  atau  diganti kalau sudah rusak parah. “Karena selalu berkaitan dengan tuas pemecah batu dan menjadi motor penggeraknya setiap saat, maka bagian ini biasa  rawan rusak,” ia menjelaskan. Namun, perawatannya breaker Soosan ini tidak sulit.

Mamba Udin mengungkapkan, salah satu penyebab utama kerusakan alat pemecah batu ini adalah operator yang tidak terampil atau mengoperasikan alat di lapangan tidak sesuai prosedur. Misalnya, pukulannya tidak tepat ke sasaran,  atau kemiringannya tidak sesuai. Atau juga operator yang kurang telaten, atau kerja asal-asalan.

Ada dua tipe peruntukan breaker Soosan ini dalam aplikasinya. Ada yang mengambil posisi vertikal pada saat memecahkan batu, dan ada pula yang memecahkan batu secara horisontal.

PT Airindo Sakti saat ini sudah menyediakan semua jenis produk Soosan mulai dari hydraulic breaker, crawler drill hingga crane.

Bagaimana Menurut Anda? komentar anda :

Leave a Response

two + 1 =